Pak Polisi Yang Tidak Punya Hati Nurani

Minggu ini tanggal 27-April 2008 di perempatan Pasteur (bawah jembatan layang pasopati), saya, suami dan anak saya mengendarai motor dari arah cipaganti menuju perempatan pasteur tiba-tiba dengan garang dan penuh bentakan para Polisi yang berjaga diperempatan itu menyetop motor yang dikendarai kami bertiga.

Terus terang saya tidak tahu apa kesalahan kami. Suami saya disuruh turun sedangkan saya dan anak saya disuruh menunggu di motor dibawah terik matahari jam 11 siang. Saat itu saya tidak bisa turun dari motor karena harus memegang casing computer sim-V yang baru saja kami beli, juga karena harus menggendong hasna sikecil.
Proses terasa lama dan dipersulit, saya tidak tahu apa yang dibicarakan antara polisi dengan suami saya.
Hasna sudah rewel merasa kepanasan, saya tidak bisa turun karena harus memegang dia dan casing Sim-V. Saya pun sedikit berteriak pada polisi yang sedang berjaga di pos, “Pak bisa dipercepat prosesnya, anak saya rewel kepanasan dan juga saya harus kerja hari ini saya sudah terlambat!”, memang hari ini saya harus kerja dan memang benar saya sudah terlambat.
Dan tahukah apa yang ducapkan polisi itu ? dia berteriak menantang pada saya, saya dimaki-maki dibalik kaca pos polisi yang dia tinggali.
Mengapa tidak ada hati nuranimu pak polisi? anda tega membiarkan seorang anak kecil kepanasan ditengah teriknya sinar matahari jam 11, sedangkan anda sendiri enak-enakkan duduk dipos kecil anda diperempatan jalan,
Belum lagi ucapan anda yang sangat tidak layak diucapkan sebagai seorang polisi, dimana tugas anda sebagai pengayom masyarakat ? dimana hati nurani mu pak polisi?
Setelah lama menunggu, akhirnya suamiku datang dan mengatakan kami ditilang karena kami berjalan lurus, sedangkan didaerah itu tidak boleh lurus.
Maaf sekali kalo memang kami salah , tapi saya sama sekali tidak melihat adanya tanda perboden didaerah bunderan dekat Akper itu (makanya kami berjalan lurus).
Saat ini sim suami saya masih ditahan, yah apalagi yang diinginkan para polisi itu selain uang?
Terus terang saya merasa ini tidak adil (karena kami tidak melihat adanya tanda perboden) dan saya sangat kecewa dengan sikap para polisi yang belum bisa menjadi contoh bagi masyarakat.

Leave a Reply