Apakah sudah lupa dengan link ini www.inminds.co.uk/boycott-israel.html Dulu ketika fatwa ini keluar , serentak sebagian besar ummat islam melakukan boikot pada produk2 israel, kalo sekarang bagaimana ? apakah komitmen itu masih ada dalam hati sanubari dan dilakukan dalam tindakan yang nyata ?
Jika memang saat ini komitmen tersebut semakin kendor saya rasa maaf “ada hal pendukungnya”.
Kalau boleh saya sedikit menganalisa, ada satu sisi yang agak timpang ketika keluarnya fatwa boikot produk israel yaitu ummat islam sendiri belum memiliki alternatif pilihan produk yang bisa menggantikan produk buatan israel tersebut, sehingga mau tidak mau boikot belum bisa maksimal dilakukan.
Apalagi dapat kita ketahui banyak dari produk israel tersebut berada dalam lingkup kebutuhan primer atau hajat hidup orang banyak atau dalam lingkup teknologi yang memang sangat dibutuhkan dalam proses kerja masyarakat saat ini.
Sehingga sekali lagi, Pembentukan Ekonomi Islam dengan sistem yang terpadu merupakan jawaban dari efektivitas hasil boikot produk israel.
Saya yakin ummat islam akan sangat rela membelanjakan uang yang dimilikinya pada lembaga / pusat belanja / pabrik yang memang didukung oleh ekonomi ummat islam, apalagi jika harganya sangat bersaing. Saya yakin sekali tanpa perlu adanya fatwa boikot produk israel……sisklus ekonomi akan berpindah kegenggaman ummat islam.
Itulah kelemahan kita, dikala fatwa keluar kita tidak punya sistem ekonomi alternatif yang berfungsi sebagai tempat ummat islam memenuhi kebutuhan hidupnya. Sehingga sangat tidak aneh jika lambat laun boikot ini akan kendur dan terus kendur.
Contohnya produk komputer keluaran israel dengan merk “i” , belum bisa ditemukan alternatif penggantinya dari produksi ummat islam sehingga mau tidak mau ummat islam masih terus menggunakannya karena memang sangat dibutuhkan untuk proses kerja di zaman ini.
Contoh yang lain adalah produk makanan / susu dari pabrik “N” dijual dengan harga yang raltif lebih murah dan kualitas yang lebih bagus dari produk lain (bukan buatan israel) yang lebih mahal, sehingga ummat islam yang memang “mayoritas menengah kebawah” mau tidak mau hanya mampu membeli produk israel lagi karena memang tidak sanggup membeli alternatif produk lain karena lebih mahal.
Waduh memang pusingg jika kita melihat permasalaahan yang dialami ummat islam saat ini.
Lalu apa yang bisa kita lakukan sekarang?
1. Yang bisa diboikot (ada produk alternatif penggantinya) maka boikot lah
2. Yang belum bisa diboikot, Merupakan tanggung jawab dari kita semua untuk mulai menciptakan alternatif produk berkualitas dengan harga terjangkau
3. Orang islam itu harus menjadi ORANG KAYA ! kita harus merubah paragdima berfikir yang mengatakan “menjadi kaya bisa membuat kita mencintai dunia dan melupakan akhirat”.
Saya rasa MAAAAAF sekali, justru paragdima berfikir itulah yang membuat ummat islam tidak mau berbuat maksimal pada kemampuan yang dimilikinya. Uang itu adalah SESUATU YANG NETRAL , yang menjadikan uang itu bernilai Positif atau Negatif adalah ORANG YANG MEMEGANG UANG TERSEBUT !
Seharusnya paradigma berfikir itu diubah yaitu………. Justru dengan menjadi KAYA bisa membuat kita bisa bermanfat banyak untuk orang lain, bisa banyak berzakat, bisa jadi jalan orang naik haji, bisa membangun sekolah, bisa membangun PABRIK, bisa punya tempat belanja / MALL yang syar’i, bisa punya TELEVISI ISLAMI, bisa punya banyak restoran halal, bisa memegang MEDIA/ INFORMASI , bisa buat SATELIT yang bisa memonitoring ISI BUMI, Bisa punya jaringan internet islami, bisa PUNYA PABRIK KOMPUTER RAKSASA yang mengeluarkan Teknologi ramah Lingkungan DAN BISA BISA BISA hal positif lainnya.
Semua itu butuh sistem yang tersusun rapih, butuh orang-orang pintar, butuh orang-orang kaya, kaya fulusnya, kaya hatinya, kaya imannya!. Saya sangat yakin tanpa diberi fatwa pun orang islam akan beralih pada ekonomi islam !
Jadi ayo ummat islam bangkit dan maksimalkan kemampuan yang kamu miliki untuk agama ini.
Para guru, didiklah murid dengan benar sehingga menjadi orang pintar dan beragama
Para blogger, buatlah tulisan yang bermanfaat dan berkualitas sehingga orang yang membacanya bisa menuai manfaat.
Para pejabat, memimpinlah dengan ADIL dan JUJUR buatlah sistem terpadu yang bisa menyatukan seluruh elemen ummat islam.
dan para..para lainnya di bidangnya masing2 “DO THE BEST THINK IN YOUR WORK”. Baktikanlah apa yang kita punya untuk agama ini, Tolonglah agama Allah maka Allah akan menurunkan pertolongan Nya kepada kita.
Sooo apa yang ditunggu, kita harus bergerak sekarang.

January 8, 2009 at 4:57 pm |
hwehehe susah mas
posting blog juga kayanya make product bangsa Yahudi tu.. hweheh
January 9, 2009 at 3:16 am |
Saya rasa gak ada yang susah yah kalo kita bersungguh-sungguh dan memiliki tekad yang kuat
Sepertinya “Copet” gak membaca tulisan ini dengan jelas…Maaf yah….tapi inti dari tulisan ini adalah Boikotlah produk israel yang sudah memiliki alternatif produk sejenis. Dan bagi beberapa produk teknologi yang belum memiliki alternatif pengalihan ( juga merupakan kebutuhan kita dalam pekerjaan) maka kita berlindung pada Allah ketika menggunakannya Tapi tidak sampai begitu saja kita juga harus memiliki target jangka panjang untuk menciptakan generasi Islam yang melek teknologi sehingga nantinya bisa menciptakan perangkat teknologi yang lebih baik dari produk zionis.
oh iya….saya bukam Mas yahhh
January 16, 2009 at 3:21 pm |
Salam.
Saya ada mengulas isu ini di blog saya;
http://www.al-adib.net/2009/01/12/boikotlah-hedonisme-it’s-truly-america/
Tajuk artikel:
BOIKOTLAH HEDONISME: IT’S TRULY AMERICA
Silalah bertandang… Terima kasih